Species and Density of Starfish (Asteroidea) in Seagrass Ecosystems at Pengudang Village, Bintan Regency, Kepulauan Riau

Authors

  • M. Adnin Firmansyah Simanjuntak Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine, Universitas Riau Author
  • Adriman Adriman Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine, Universitas Riau Author
  • Muhammad Fauzi Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine, Universitas Riau Author

DOI:

https://doi.org/10.31258/jpk.31.1.105-112

Keywords:

Species, Density, Asteroidea, Pengudang Village

Abstract

Sea stars, members of the Echinodermata phylum, are closely associated with seagrass beds and play a role in the food chain. High seagrass cover supports a variety of biota, including sea stars. This study aims to determine the types and density of starfish (Asteroidea) in the seagrass ecosystem of Pengudang Village, Bintan Regency, Kepulauan Riau Province. This research was conducted in September 2024 in Pengudang Village, Bintan Regency, Kepulauan Riau Province. Starfish sampling and observation were conducted at three station points, with each station having three transect lines.  Each transect contained ten observation plots measuring 1×1 m. Two species of starfish were found during the study in Pengudang village: Archaster typicus (73 individuals) and Protoreaster nodosus (14 individuals). The density of starfish found during research in Pengudang Village ranged from 700 to 13,700 individuals per hectare. Water quality conditions during the study were classified as good for supporting starfish life, with temperatures ranging from 29.7 to 31.3°C, current speeds from 0.055 to 0.076 m/s, salinity from 29.9 to 31.6 ppt, and dissolved oxygen from 6.82 to 7.66 mg/L.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alfatmadina, S.L.N., Ira, I., & Haya, L.O.M.Y. (2019). Preferensi habitat bintang laut (Asteroidea) di padang lamun Perairan Desa Langara Bajo, Konawe Kepulauan. Sapa Laut, 4(1): 23-29.

Amalia, L., & Ramang, M. (2014). Biomonitoring of heavy metal plumbum (Pb) in Spermonde Island, Makassar, using starfish as bio-indicator (Protoreaster nodosus). Marina Chimica Acta, 15(2): 14-20.

Anwar, M., Ramang, M.S., & Yasser, M.M. (2018). Identifikasi dan struktur komunitas bintang laut (Asteroidea) di Kecamatan Bontang Kuala Perairan Gusung Segajah Kota Bontang. Jurnal Aquarine, 5(1): 28-36.

Babo, P.P., Sondak, C.F., Paulus, J.J., Schaduw, J.N., Angmalisang, P.A., & Wantasen, A.S. (2020). Struktur komunitas mangrove di Desa Bone Baru, Kecamatan Banggai Utara, Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah. Jurnal Pesisir dan Laut Tropis, 8(2): 92-103.

Binambuni, P., Langoy, M., & Katili, D.Y. (2019). Keanekaragaman jenis bintang laut di Pantai Bahowo Kecamatan Bunaken Kota Manado Sulawesi Utara. Pharmacon, 8(1): 65-72.

Brusca, R.C., & Brusca, G.J. (1990). Invertebrates. Sinauer Associates Inc., Pb. USA. 801-839 p.

Clark, A.M., & Rowe, F.W. (1971). Monograph of shallow-water Indo-West Pacific Echinoderms. Trustee of the British Museum, London.

Ernawati, N.W., Arthana, I.W., & Ernawati, N.M. (2019). Kelimpahan, keanekaragaman, dan pertumbuhan alami bintang laut (Asteroidea) di Perairan Pantai Semawang dan Pantai Samuh, Bali. Current Trends in Aquatic Science, 11(1): 46-53.

Fitriansyah, M. (2018). Identifikasi echinodermata di Pesisir Pulau Denawan, Kecamatan Pulau Sembilan. Prosiding Seminar Nasional Lingkungan Lahan Basa, 3(1):157-163.

Hamuna, B., Paulangan, Y.P., & Dimara, L. (2015). Kajian suhu permukaan laut mengunakan data Satelit Aqua-MODIS di Perairan Jayapura, Papua. Depik, 4(3): 160-167.

Hasrianti, H., & Nurasia, N. (2016). Analisis warna, suhu, pH, dan salinitas air sumur bor di Kota Palopo. Prosiding Seminar Nasional, 2(1), 747-753.

Hidayat, M., Laiyanah, L., Silvia, N., Putri, Y.A., & Marhamah, N. (2018). Analisis vegetasi tumbuhan menggunakan metode transek garis (Line Transek) di Hutan Seulawah Agam Desa Pulo Kemukiman Lamteuba Kabupaten Aceh Besar. Prosiding Seminar Nasional Biologi, Teknologi dan Kependidikan, 5(1): 85-91.

Husain, H. (2023). Jenis-jenis bintang laut (Echinodermata: Asteroidea) di Perairan Laut Desa Ketong Kabupaten Donggala dan pemanfaatannya sebagai media pembelajaran. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tadulako.

Irawan, H. (2014). Studi biologi dan ekologi hewan filum echinodermata di Perairan Pesisir Timur Pulau Bintan. Dinamika Maritim, 4(2): 9-23.

Jalaludin, M., Octaviyani, I.N., Putri, A.N.P., Octaviyani, W., & Aldiansyah, I. (2020). Padang lamun sebagai ekosistem penunjang kehidupan biota laut di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Indonesia. Jurnal Geografi Gea, 20(1): 44-53.

Jemi, J., Karlina, I., & Nugraha, A.H. (2022). Struktur populasi ikan baronang pada ekosistem lamun di Perairan Pulau Bintan. Journal of Marine Research, 11(1): 9-18.

Kartika, I., Syahara, U., Kurniawati, E., Apdillah, D., & Febrianto, T. (2025). Pemetaan habitat bentik berbasis pixel menggunakan citra spot-7 di Perairan Desa Pengudang Kabupaten Bintan. Jurnal Perikanan dan Kelautan, 15(1): 44-54.

Kurniawati, E., Apdillah, D., & Safitri, J. (2025). Pemetaan habitat bentik menggunakan citra sentinel-2a dengan algoritma maximum likelihood classification di Desa Pengudang. Journal of Marine Research, 14(2): 263-276.

Kusrini, K., & Azhar, M.S. (2023). Jenis-jenis bintang laut (Asteroidea) di zona intertidal Pantai Kolagana Kota Baubau. Jurnal Penelitian Biologi dan Kependidikan, 2(1): 1-12.

Maemunah, L., Rachmad, B., Zulkifli, D., Dewi, I.J.P., Mulyoto, M., & Rahman, A. (2022). Cadangan blue carbon pada ekosistem lamun di Pulau Bintan, Provinsi Kepulauan Riau. Prosiding Seminar Nasional Perikanan Indonesia, 239-254.

Mappetahang, K.K., Annawaty, A., & Supono, S. (2018). Jenis-jenis bintang laut (Echinodermata: Asteroidea) di Perairan Pulau Busak Kabupaten Buol Sulawesi Tengah. Prosiding Semnas Biodiversity Conservation, 40-45.

Modek, M., Sridamayani, N.M., Asni, A., Wiranti, N., Nane, L., & Nursinar, S. (2022). Komposisi spesies kepadatan dan ukuran bintang laut di Perairan Pantai Leato Selatan Gorontalo. Jurnal Sumberdaya Indopasifik, 6(2): 115-120.

Neno, I.Y., Risamasu, F.J., & Sine, K.G. (2019). Studi potensi echinodermata di perairan intertidal Pasir Panjang dan peluang pengembangan budidayanya. Jurnal Aquatik, 2(2): 62-74.

Nurafni, N., & Sibua, I. (2019). Keanekaragaman echinodermata di Perairan Pulau Ngele Ngele Kecil, Kabupaten Pulau Morotai. Jurnal Ilmu Kelautan Kepulauan, 2(2): 74-83.

Prayogo, L.M. (2021). Pemetaan pola pergerakan arus permukaan laut pada musim peralihan timur - barat di Perairan Madura, Jawa Timur. Juvenil, 2(2): 69-75.

Putra, R.D., Handayani, R.P., Idris, F., Suhana, M.P., & Nugraha, A.H. (2023). Pemetaan luasan ekosistem lamun menggunakan citra sentinel-2A tahun 2018 dan tahun 2020 di Perairan Desa Pengudang, Pulau Bintan. Buletin Oseanografi Marina, 12(3): 403-412.

Rusyana, A. (2011). Zoologi invertebrata. Alfabeta. Bandung. 282 pp.

Setyowati, D.A., Supriharyono, S., & Taufani, W.T. (2017). Bioekologi bintang laut (Asteroidea) di Perairan Pulau Menjangan Kecil Kepulauan Karimunjawa. Journal of Maquares, 6(4): 393-400.

Sjafrie, N.D.M. (2018). Kandungan energi lamun Desa Berakit dan Desa Pengudang Pulau Bintan untuk mendukung keberadaan dugong (Dugong Dugon). Widyariset, 4(2): 113-122.

Suwartimah, K., Wati, D.S., Endrawati, H., & Hartati, R. (2017). Komposisi echinodermata di rataan litoral terumbu karang Pantai Krakal, Gunung Kidul, Yogyakarta. Buletin Oseanografi Marina, 6(1): 53-60.

Syafira, W., Fazri, R.A., Rahmatillah, A.U., & Liany, S.A. (2022). Inventarisasi filum echinodermata di Perairan Pulau Lima dan Pulau Kambing, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten. Tropical Bioscience: Journal of Biological Science, 2(1): 11-18.

Triana, R., Elfidasari, D., & Vimono, I.B. (2015). Identifikasi echinodermata di selatan Pulau Tikus, Gugusan Pulau Pari, Kepulauan Seribu, Jakarta. Jurnal Pros Sem Nas Masy Biodis Indon., 1(3): 455-459.

Vindia, W.I., Julyantoro, P.G.S., & Wulandari, E. (2019). Asosiasi echinodermata pada ekosistem padang lamun di Pantai Samuh, Nusa Dua, Bali. Journal of Marine and Aquatic Sciences, 5(1): 100-108.

Yunita, R.R., Suryanti, S., & Latifah, N. (2020). Biodiversitas echinodermata pada ekosistem lamun di Perairan Pulau Karimunjawa, Jepara. Jurnal Kelautan Tropis, 23(1): 47-56.

Zainuri, M., Indriyawati, N., Syarifah, W., & Fitriyah, A. (2023). Korelasi intensitas cahaya dan suhu terhadap kelimpahan fitoplankton di perairan Estuari Ujung Piring Bangkalan. Buletin Oseanografi Marina, 12(1): 20-26.

Downloads

Published

2026-03-15

Issue

Section

Articles